Breaking News

Review Film Onward: Sentuhan Magis Mengenai Keluarga


Hai para penikmat film animasi, yang saya yakin sebagian besar sudah menginjak usia 20 tahun. Kenapa saya bisa mengatakan hal itu? Karena saya sendiri melihat antusias penonton film animasi tidak lagi dari kalangan anak-anak. Entah karena belum bisa lepas dari tontonan masa kecil ataukah memang karena film animasi sekarang sangat bagus dan epik. 

Saya akui, dua kemungkinan itu bisa saja terjadi. Apalagi sejumlah film animasi hasil rumah produksi besar, Pixar selalu sukses mendapat banyak penonton bahkan penggemar. Sebut saja Toy Story, Up, Coco dan lainnya. Dan kali ini, Pixar bersama Disney menghadirkan film animasi baru bergenre fantasi dan comedy dengan judul “Onward” yang disutradarai oleh Dan Scanlon. Lelaki yang juga menyutradarai film animasi Monster University ini ternyata menulis alur cerita Onward berdasarkan pengalaman pribadinya, loh. 

Film ini mengangkat latar belakang dunia fantasi, yang penuh dengan sihir dan makhluk-makhluk mitologi seperti Cyclops (yang pasti dibayangan kalian seperti karakter Mobile Legend hahaa) hingga Manticore. Namun semua mulai berubah ketika sains dan teknologi ternyata juga masuk ke dunia mereka. Tidak ada lagi yang terbang dengan tongkat sihir, tidak ada lagi yang menggunakan mantra. Hingga semuanya menjadi seperti dunia yang kita rasakan sekarang. Gadget, mobil, sekolah, universitas hingga kafe. Bayangin, disana Unicorn ngaduk-ngaduk tong sampah, huhu 


Film ini menceritakan tentang Ian Lightfoot (diperankan oleh Tom Holland) yang mendapatkan hadiah ulang tahun berupa tongkat sihir dan sebuah mantra yang bisa mengembalikan Ayahnya yang telah meninggal selama hanya 24 jam. Sebelumnya, Ian hanyalah anak laki-laki biasa yang memiliki sifat penakut dan sangat ingin seperti ayahnya yang berani. Ngomong-ngomong saya menonton film ini di tanggal 16 Maret, bertepatan dengan hari ulang tahun saya hahaa. Saya sempat terkesima di menit-menit awal, karena ‘wow, mungkin saya memang ditakdirkan untuk menonton ini’. 

Kembali ke kisah Ian yang harus mencari batu permata untuk melengkapi mantra agar Ayahnya kembali sehingga Ian bersama kakaknya, Barley Lightfoot (yang diperankan Chris Pratt) akhirnya melakukan perjalanan yang menegangkan. Beda dengan Ian, Barley sangat mempercayai sihir dan mengetahui beberapa mantra yang ia baca dari buku panduan papan permainan favoritnya. Selama menonton, saya lumayan kesal dengan karakter Barley. Bagaimana tidak, Barley bertingkah seolah-olah semua yang mereka hadapi adalah bagian dari permainan. Bisa dibilang Barley anaknya badung, sih. Petakilan banget, hahaa. 

Tapi penilaian saya justru terpatahkan di akhir film. Barley menampilkan sisi sebagai kakak yang baik, dia membantu Ian disetiap rintangan yang mereka hadapi agar Ian bisa menjadi anak yang berani dan mau mengambil resiko. Untuk kalian yang juga seorang kakak pasti akan tersentil dan malu mengingat  pernah kesal atau benci dengan adik kalian di rumah. 

Seperti yang saya katakan sebelumnya, kalau film animasi sekarang memang sangat bagus dan sangat epik. Untuk orang dewasa berumur 21 tahun seperti saya saja bisa menangis tersedu-sedu saat menonton film ini. Tapi ada satu fakta lucu sih, bukan hanya karena saya menonton ini di hari ulang tahun, saya membeli tiket Onward di kategori Junior 2D yang teryata dikhususkan untuk anak-anak dibawah 10 tahun, hahaa. Tapi jujur saya sangat menikmati, kalian bisa menemukan studio seperti itu di Cinepolis Living World, Pekanbaru. 

Untuk Onward, dengan sepenuh hati saya memberikan rating tinggi untuk film ini. Mulai dari alur, karakter tokoh dan letupan emosi khas Pixar membuat film ini pantas mendapatkan rekomendasi sebagai film animasi keluarga terbaik di awal tahun 2020.

3 komentar:

  1. wow tulisanmu kereen sist, tapi bakaln lebih asik lagi kalau kamu buat Box review (Siapa sutradaranya, durasi, pemeran utama, genrenya) biar pembaca lebih praktis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sutradara, pemeran sama genrenya ada kak. Durasinya lupa hehe, filmnya 140 menit

      Hapus
  2. Sutradara, pemeran, sama genrenya ada kak. Durasinya lupa hehe, filmnya 140 menit.

    BalasHapus