Breaking News

Pentingnya Literasi Digital Untuk Orang Tua yang Aktif di Media Sosial Facebook


Media sosial Facebook menjadi saluran penyebaran berita bohong terbesar pada tahun 2018, disusul Whatsapp dan Instagram. Sebuah penelitian mengungkapkan sebagian masyarakat di Tanah Air ternyata belum mampu mendeteksi berita bohong (hoaks).

Total pengguna Facebook Tanah Air pada awal 2018 saja mencapai 130 juta atau 6% dari total pengguna sedunia dan terus bertambah hingga akhir tahun 2019. Sementara itu, berdasarkan demografi pengguna, pengguna Facebook terbanyak berada pada kalangan umur 18—34 tahun untuk perempuan dan 25—34 tahun untuk laki-laki. Indonesia merupakan Negara keempat dengan jumlah pengguna Facebook terbesar setelah India, Amerika Serikat dan Brazil.

Fitur like, komen dan share di Facebook bagaikan senjata halus namun tajam yang bisa digunakan siapa pun. Tidak ada yang bisa menghentikan ketika berita-berita yang beredar di Facebook terus menerus dibagikan. Walaupun kini Facebook telah meningkatkan kualitas keamanan mengenai hoaks, tetap saja pengguna juga harus memahami konteks dasar menggunakan Media Sosial.

Pentingnya penanaman Literasi Digital terlebih ketika Facebook mulai ditinggalkan oleh kalangan muda dan diisi oleh kalangan Orang Tua rasanya perlu dikampanyekan. Terlebih saat kondisi dunia sedang tidak baik seperti saat ini. Bukan hanya wabah Covid-19 saja yang bisa menyebar dengan cepat, berita hoaks justru mengirinya. Seiiring kebutuhan masyarakat akan informasi yang begitu besar, tentu saja ada pihak/oknum yang akan memasukkan unsur berita bohong di sela-sela banyaknya berita yang menyebar.

Hal utama yang harus pengguna ketahui adalah sumber informasi dan akurasi data yang disampaikan sebuah berita. Pengguna juga harus melakukan crosscheck apakah berita terebut benar adanya dengan melakukan penelusuran artikel/berita lain yang juga membahas hal serupa. Jika hasilnya memang benar dan berita tersebut bukan berita bohong, makan tak apa jika pengguna ingin membagikannya ke timeline mereka.

Saat ini Media Sosial memang sudah menyatu dengan kehidupan manusia, bahkan terkesan tidak ada jarak antara dunia dalam jaringan (online) dengan dunia nyata (offline). Siapa pun bisa membagikan informasi dimana pun ia berada. Mengingat bagaimana cepatnya infomasi disebar melalui Media Sosial.

Tidak ada komentar